Awas Teror


Agaknya kita mulai lagi memasuki "liang lahat" kecemasan berkepanjangan. Kita barangkali bakal diperhadapkan pada serangkaian peristiwa yang muaranya berakhir dengan cerita-cerita pilu dari para korban.

Bangkitnya kembali "mayat-mayat" ideologi brutalisme disekitar kita, menjadikan kita seonggok harapan yang selalu saja merasa dipecundangi oleh rasa tidak aman disebuah negeri yang terkenal dengan keramah-tamahannya ini.

Paradigma dunia kembali masuk ke dalam "kotak" primitif yang seluruh semangatnya bermuara pada kata : AWAS TEROR !!

Kita kemudian dipaksa kembali untuk membangun "benteng-benteng" pertahanan dengan garis demarkasi yang melotot: "Kami adalah kami dan mereka adalah mereka"

Kitapun merawat kecurigaan, memelihara hantu stereotype, menjelma "dukun-dukun" modern yang membacakan mantra penghancuran.

Otak kitapun hanya menghitung-hitung detik-detik "ledakan BOM".

Agaknya tahun ini kita bakal disodori lagi drama dimana jagat sejarah kemanusiaan kita yang dibangun berabad-abad musnah dalam satu ledakan dahsyat..!!

AWAS TEROR..!!!!!



Makassar,2009
Diberdayakan oleh Blogger.