dan kita menamakannya hujan



dan kita menamakannya hujan
ketika telah luruh daun itu pada gigilnya
merekahkan wangi dan juga petak-petak sepi kita

dan kita menamakannya hujan
karena setiap lirihnya mengetuk jendela kita
memasang riwayat bersahaja
di mana kita pernah tengadah
mencatatkan nama kita pada setiap bulirnya


2010

Diberdayakan oleh Blogger.