ada yang membelah dalam hujan


Ada yang membelah dalam hujan, cerita-cerita tentang kamu dan jejak rumah pagi. Di sana, kita pernah memasang senyum yang begitu panjang. Pada kaca jendela tempat kamu membaca rindu kita.

Daun-daun berseragam angin meletakkan cuaca pada halaman rumah pagi. Aku selalu membayangkanmu di sana. Bersandar pada nyanyian kecil yang tergambar pada matamu.Melacak detak waktu yang menjadi jembatan pada pertemuan-pertemuan kita.

Ada yang membelah dalam hujan, ketika rumah pagi menjadi dunia kita yang semikian berwarna. Tak ada yang bisa memisahkan laut dari pantainya, demikian kita membayangkan jejak kenangan yang masih merona itu.



Makassar,2013
Diberdayakan oleh Blogger.