dengan beginilah aku merindu


ada yang mencatat setiap kali hujan menitip getarnya
seperti kabut, menunjuk pucuk pohonan
maka daun-daun pun menyimak gema itu dari jauh

tak ada yang lebih lirih dari rindu yang menyebut namamu
pada jalan-jalan basah sehabis gerimis mereda

ada yang membaca setiap kali senja merancang gemintang
seperti kerlip matamu, wanginya menembus malam
maka desir angin pun mengimbau hati

tak ada yang lebih lirih dari rindu yang menyebut namamu
pada cuaca yang bening sehabis hujan mereda


Makassar 2013 
Diberdayakan oleh Blogger.