Seketika itu, Sunyimu Begitu Sempurna



Seketika itu, sunyimu begitu sempurna
Gelap jatuh pada senyum yang berangkat
Nada-nada menyusup di matamu dan duka
Demikian melingkar di ruang pekat

Sampai detik yang penghabisan kali
Aku tak menemukan lirih cuaca
Ketika semalam engkau mengumpulkan cahaya
Dan menghembuskan pada hati

Untuk terakhir kali
Seketika itu, sunyimu begitu sempurna

Januari, 2016

Untuk Ibunda 
Diberdayakan oleh Blogger.