Puisi

14.7.18

Selayang Pandang Lahirnya Relawan Jokowi "Sahabat Rakyat"


KERINDUAN pada sosok pemimpin bangsa yang mampu memahami serta merasakan getar nasib rakyat agaknya tidak lagi mampu dibendung.  Inilah yang saya rasakan sejak kemunculan sosok  Joko Widodo (Jokowi) di pentas  politik nasional. Kiprah dan terobosan politik yang Jokowi seperti angin segar di tengah keringnya sosok pemimpin yang demikian dekat dengan rakyat. 

Cara menyapa rakyat yang khas, dialog-dialog sederhana namun bernas serta gaya kepemimpinan yang Jokowi lakoni merupakan "oase" sejuk di tengah padang tandus tokoh politik yang tidak menempatkan diri sebagai "pelayan rakyat", bahkan malah terkesan berjarak serta demikian nyaman dengan "privelege" yang didapatkannya.

Dalam suasana seperti itu, Jokowi  tampil sebagai antitesa dari keberjarakan antara pemimpin dan rakyatnya. Sebuah kedekatan yang tidak muncul karena dibuat-buat, atau dikemas hanya untuk pencitraan semata. Di sana , sebagai rakyat biasa, saya merasakan getar ketulusan yang muncul dari setiap ucapan dan tindakan seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang mau melayani dan bukan dilayani oleh rakyatnya.

Pada konteks itulah, ada sejuta benih harapan kembali mekar dari umumnya rakyat kecil untuk dipimpin oleh seorang pemimpin yang memang benar-benar ingin mewakafkan dirinya untuk kemaslahatan dan kesejahteraan seluruh rakyat . Dari sosok pemimipin seperti Jokowi, rakyat Indonesia berani meletakkan harapan besar untuk sebuah Indonesia yang benar-benar hebat dalam kemandirian politik, berkedaulatan serta berkepribadian yang berbudaya.

Ketegasan, keteguhan serta gaya kebapakan namun tidak berjarak dan menakutkan,  merupakan bagian dari karakter kepemimpinan Jokowi  yang sangat dikagumi. Ini pula yang mendorong serta memotivasi Andi Sudirman Sulaiman serta relawan lain untuk bergerak dalam barisan kebangsaan untuk mendukung serta berjuang demi terpilihnya pemimpin seperti Jokowi untuk menakhodai perahu Indonesia berlayar menuju kehidupan yang lebih cerah dan bahagia untuk segenap rakyat bangsa dan tanah kita.

Selayang Pandang Sejarah "SAHABAT RAKYAT" di Tahun 2014

Bermula dari turunnya mandat Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),  Megawati Soekarno Putri, yang mengukuhkan Pak Jokowi sebagai  Capres (Calon Presiden) dari PDIP di tahun 2014 lalu, gerakan arus bawah yang mendukung pencalonan Jokowi  mulai bermunculan. Gerakan akar rumput dari rakyat arus bawah ini kemudian bergerak dan terbentuk dalam berbagai komunitas  relawan yang benar-benar berangkat dari sebuah kesadaran serta keinginan tulus mengawal pencapresan Jokowi  menuju kursi kepresidenan.

Di kota Makassar, Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (kini Menteri Pertanian RI -red) serta beberapa relawan dan juga masyarakat yang bersepaham dalam lingkar simpatisan Jokowi seperti mengutub untuk  kemudian bertemu dalam visi dan misi yang sama. Ratusan masyarakat dengan latar belakang suku dan agama kemudian sepakat untuk membangun basis relawan pemenangan Jokowi  sebagai Presiden RI pada pemilihan presiden 2014 lalu.  Basis relawan ini kemudian disepakati bernama ; "SAHABAT RAKYAT" untuk JOKOWI for President

Dalam proses membidani kelahiran "SAHABAT RAKYAT" , Andi Sudirman Sulaiman serta para penggagas awal, kemudian dengan tulus dan tanpa pamrih bekerja dalam semangat serta harapan yang besar untuk keIndonesiaan yang lebih baik. 

Kerja gotong royong serta sikap spontan ini kemudian berhasil membuahkan hasil. Posko Induk "SAHABAT RAKYAT" yang teletak di jalan Andi Pangeran Petta Rani ini kemudian hadir di tengah harapan itu. Tidak berhenti di situ saja, di kota Makasssar posko "SAHABAT RAKYAT" juga terbentuk di jalan Hertasning dan Jalan Ratulangi dan di Jalan Merpati Makassar. Ini benar-benar sebuah kerja yang berangkat dari semangat kegotong-royongan serta kerja ketulusan.

"Bekerja dengan santun, tetap rendah hati dan tidak menyakiti yang lain" , inilah yang menjadi  motto sekaligus visi semangat kami dalam memperjuangkan Pak Jokowi menuju kursi kepresidenan. Motto dan visi ini berangkat dari semangat kepemimpinan yang ditularkan Jokowi selama kiprahnya serta jejak rekamnya di pentas politik nasional. Tak ada yang mampu mengalahkan sikap-sikap seperti itu. Apalagi mengingat bahwa rakyat memang  sangat merindukan jiwa pemimpin yang dekat, mengayomi serta menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan negara  dalam arti sesungguhnya.

Satu Kata Seribu Tindakan

Dalam proses kerja dan perjuangan Andi Sudirman Sulaiman dan relawan  "SAHABAT RAKYAT" tesebut , berbagai  inisiatif kemudian semakin bermunculan. Setelah menghadirkan tiga buah posko yang menjadi "rumah perjuangan",  kerja pun semakin mengalir. Kegiatan sosialisi serta kegiatan yang bersifat memberi ruang informatif tentang sosok Pak Jokowi  kepada masyarakat terus mewarnai aktivitas kegiatan "SAHABAT RAKYAT".

Aktivitas sosialisasi itu di awali dengan mulai melakukan pemasangan branding stiker pada kurang lebih 3000 angkutan kota (pete-pete) di kota Makassar.  Kegiatan sosialisasi semacam ini dianggap sebagai langkah awal yang sangat efektif karena sifat mobilitas yang ada pada kendaraan angkutan kota ini.  Di samping itu, masyarakat mampu dengan mudah menangkap pesan yang ingin disampaikan, yakni "kedekatan seorang pemimpin dengan rakyatnya, terutama rakyat kecil". 

Dengan kegiatan yang terus bergerak seperti ini, semakin lama dukungan pun semakin mengalir dari berbagai komunitas serta masyarakat yang tidak saja terbatas pada Sulsel namun juga merambah jauh di seluruh Kawasan Timur Indonesia. Dukungan ini semakin terasa bergaung karena media massa, baik cetak, elektronik dan media on line benar-benar memberi ruang yang luas bagi seluruh aktivitas kerja sosialisasi yang dilakukan "SAHABAT RAKYAT".

Tak dapat dinafikkan, figur Pak Jokowilah yang menyebabkan magnet dukungan ini semakin mengalir dan terus membesar. Inilah yang menjadi penopang semangat kerja kami ketika melihat betapa kerinduan masyarakat akan sosok pemimpin dengan kualitas dan kapabilitas seperti Pak Jokowi demikian besar. Dengan demikian, tekad dan suara kami pun semakin satu dan bulat dalam menciptakan sahabat-sahabat rakyat menuju satu suara , yakni membawa Pak Jokowi  duduk sebagai presiden dan pemimpin nasional Republik Indonesia. 

Dari posko-posko "SAHABAT RAKYAT" inilah, titik-titik kegiatan dan sosialisasi menjadi "entry point" perjuangan untuk pemenangan Jokowi . Optimisme menyelimuti segenap aktivitas yang "SAHABAT RAKYAT" lakukan. Tekad memang telah bulat dan dalam tekad itulah "SAHABAT RAKYAT" berkerja keras dan bergotong royong .

Kerja Menuju Indonesia yang Mandiri, Berdaulat dan Berkepribadian 

Sebagai bagian dari tekad kerja relawan "SAHABAT RAKYAT", Andi Sudirman Sulaiman dan relawan kemudian menargetkan akan melakukan pembasisan dan penggalangan dukungan se Kawasan Indonesia Timur (KTI). 

Kerja perjuangan ini kami awali dari Kota Makassar , kemudian ke berbagai daerah serta melintas ke provinsi-provinsi lain di Kawasan Timur Indonesia (KTI).  Jaringan relawan  "SAHABAT RAKYAT" kemudian terbentuk dan mulai bergerak di berbagai daerah serta provinsi lain dan menjadi simpul-simpul jaringan perjuangan dan persahabatan. Dalam perkembangannya jaringan simpul relawan telah terbentuk di 12 (dua belas) Provinsi se Kawasan Timur Indonesia (Indonesia). Jaringan simpul relawan "SAHABAT RAKYAT"  ini meliputi provinsi  : Gorontalo, Maluku, Maluku Utara,  Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah Papua dan Papua Barat.

Di samping itu, "SAHABAT RAKYAT" juga melakukan  berbagai kegiatan sosialisasi untuk lebih mendekatkan  Pak Jokowi dengan masyarakat Makassar, Sulsel dan daerah-daerah lainnya di Kawasan Timur Indonesia. Adapun kegiatan-kegiatan tersebut meliputi :

Gerak Jalan Santai

Tujuan utama yang ingin dicapai dengan kegiatan gerak jalan santai ini adalah memberi ruang interaksi yang nyaman dan menyehatkan antara sesama simpatisan dan pendukung Jokowi . Gerak jalan santai ini rencananya akan diikuti oleh berbagai komunitas serta asosiasi yang beragam di masyarakat terutama di Sulawesi Selatan.

Gerak jalan santai ini dirancang secara massif dan  kolosal dengan melewati route-route yang strategis untuk memberi daya gugah akan kepedulian masyarakat terhadap sebuah gerak maju perubahan untuk Indonesia yang lebih baik dan sehat. Kegiatan gerak jalan santai ini diliput secara terus menerus oleh media massa, baik surat kabar, elektronik dan media on line.

Gerak jalan santai SAHABAT RAKYAT yang juga diikuti oleh Jokowi ini bisa dikatakan merupakan momentum "spektakuler" yang gaungnya benar-benar menjalar jauh bahkan sampai ke Jakarta.  Kegiatan ini bahkan menjadi model dan percontohan bagi relawan-relawan lain. Kurang lebih 350 ribu peserta melimpah ruah pada kegiatan ini. 

Sukses kegiatan ini menjadi barometer awal tingkat dukungan dan simpati kepada pencalonan Jokowi sebagai calon Presiden RI. Membludaknya peserta gerak jalan Santai Sahabat Rakyat merupakan hasil sebuah kerja keras bersama para relawan yang benar-benar mengabdikan diri pada sebuah gerak perjuangan untuk harapan Indonesia yang lebih baik. 

Kesuksesan gelaran kegiatan ini memberikan dampak "bola salju" dukungan yang terus membesar dan menyedot perhatian masyarakat nasional dan internasional. Hal ini tercermin dari pemberitaan media lokal, nasional dan bahkan internasional yang menjadikan kegiatan ini sebagai "head line" utama pemberitaannya.

Dengan diadakannya tahapan sosialisasi dengan kegiatan gerak jalan santai ini, kedekatan serta keakraban dari seluruh komponen masyarakat diharapkan terjalin. Inilah yang kami sebut dengan menjadikan semua, baik suku, agama dan golongan adalah "Sahabat Rakyat". 

Pengukuhan dan Ikrar dari para "SAHABAT RAKYAT KTI"

Acara kegiatan yang juga cukup monumental adalah pengukuhan dan ikrar dari SAHABAT RAKYAT KTI" untuk pemenangan Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia yang berlangsung di Hotel Clarion Makassar dan langsung dikukuhkan oleh Jokowi. 

Pada kegiatan yang dihadiri kurang lebih 500 tamu ini sebagai wujud komitmen dan peneguhan oleh kekuatan berbagai komunitas, asosiasi, kelompok serta segenap struktur pengurus relawan serta simpatisan "SAHABAT RAKYAT" untuk pemenangan JOKOWI  sebagai Presiden RI. Kegiatan ini mengukuhkan kepengurusan rekawan "SAHABAT RAKYAT KTI" di 12 provinsi se Kawasan Timur Indonesia.

Dalam kegiatan ini, para perwakilan dari seluruh komponen masyarakat tampil dan mengikrarkan diri untuk berjuang dalam proses pemenang Jokowi. Kegiatan ini juga  akan diawali oleh sebuah aksi "angngaru'. Sebuah prosesi adat Bugis Makassar yang berisi ikrar sumpah setia kepada seorang pemimpin yang dipercayainya. 

Semua rangkaian kegiatan ini memiliki semacam benang merah yang diyakini mampu mensinergikan seluruh potensi kekuatan dari simpatisan dan relawan "SAHABAT RAKYAT" untuk bergerak dalam satu barisan dan satu tekad untuk bekerja dan berjuang dalam pemenangan Jokowi  sebagai Presiden RI. Pengukuhan relawan "SAHABAT RAKYAT KTI" ini bisa dikatakan sebuah pengukuhan pertama dan menjadi peletak dasar dari jaringan simpul-simpul relawan di Kawasan Indonesia Timur. Dengan demikian kehadiran relawan "SAHABAT RAKYAT KTI", dalam konstelasi dinamika relawan pendukung Jokowi sangat mewarnai gerak "bola salju" dukungan dari berbagai elemen masyarakat di Kawasan Timur Indonesia.

Pengobatan Gratis dan Deklarasi  Relawan Dokter Sahabat Rakyat KTI

Salah satu program unggulan dalam kampanye Jokowi adalah kesehatan dengan "Kartu Sehat"-nya. Karena bagaimana pun, sebuah bangsa yang besar dan kuat, tidaklah terlepas dari kualitas kesehatan rakyatnya. Bahkan dalam indeks kualitas kesejahteraan masyarakat yang dikeluarkan oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kesehatan merupakan faktor pokok dalam mengukur tingkat kesejahteraan suatu bangsa, 

Dengan pijakan tersebut SAHABAT RAKYAT KTI, dalam kegiatan sosialisasi dukungan pada kampanye Jokowi, menghimpung dan menggerakkan pada dokter di Sulsel untuk membentuk Relawan  Dokter Sahabat Rakyat KTI. Pengukuhan Relawan Dokter Sahabat Rakyat KTI ini dideklarasikan pada  tanggal 27 Mei 2014 yang saat itu juga melaunching pengobatan gratis pada masyarakat dan melibatkan kurang lebih  250 dokter. 

Long March Nusantara Sahabat Rakyat KTI

Kurang lebih 15 ribu masyarakat tumpah ruah dalam memeriahkan kegiatan Long March Sahabat Rakyat KTI, yang diadakan tanggal 1 Juni 2014, di Monumen Mandala Kota Makassar. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Long March yang diselenggarakan relawan Sahabat Rakyat serentak di 12 provinsi di Kawasan Timur Indonesia.

Kegiatan ini dilepas langsung oleh A.M. Hendro Prioyono yang merupakan tim sukses pusat pemenangan Jokowi-JK waktu itu. Kegiatan Long March ini diikuti oleh peserta dari berbagai komunitas relawan pendukung Jokowi-JK. Kegiatan yang sama juga dilakukan serentak di 12 provinsi se Kawasan Indonesia Timur. Provinsi-provinsi selain Sulsel antara lain, Sultra, Sulbar, Sulteng, Sultra, Gorontalo, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. 

Long March Nusantara Sahabat Rakyat KTI ini memang dirancang sebagai kegiatan yang mempunyai skala massif dan kolosal sehingga memiliki gaung yang demikian besar di berbagai daerah bahkan gaungnya sampai ke Jakarta.  Kegiatan ini memang menjadi salah satu kegiatan andalan Sahabat Rakyat KTI dalam upaya mensosialisasikan serta meneguhkan dukungan pada Jokowi-JK di tahun 2014 lalu.(*)