eMGePuisi

30.4.19

Integritas


MARI bicara tentang integritas. Dalam bahasa sederhana, integritas adalah sebentuk sifat dan sikap yang meletakkan kejujuran menjadi suluh hidup seseorang dalam menyikapi setiap persoalan hidup. Namun tidak hanya berhenti dalam kejujuran semata, integritas juga memuat sifat keberanian dan keteguhan hati. Satunya ucapan dan perbuatan.

Sebenarnya, semua sifat itu telah lama menjadi nilai-nilai luhur yang agung dalam khasanah budaya Bugis-Makassar. 

Macca’, Lempu, Warani dan Getteng (pintar, lembut, berani dan teguh) merupakan pucuk tertinggi dari nilai-nilai yang menjadi mahkota sifat luhur Bugis-Makassar. Bila kristal-kristal nilai tersebut kita rangkum, maka akan menjulang dalam satu kata yakni; integrity. 

Tidak berhenti di sana, nilai-nilai integritas kemudian diselimuti oleh sebuah sifat yang biasa kita kenal dengan kata siri’ (malu). Rasa malu yang membentengi sifat integritas ini menjadikan manusia berada dalam level paripurna. Ini bisa kita bandingkan dengan nilai-nilai Islami yang menjadi penuntun jalan umat muslim yakni, amar ma’ruf, nahi mungkar. Semangat untuk berbuat kebaikan dan melawan kemungkaran. 

Bagaimanapun nilai-nilai integritas ini bukanlah sesuatu yang terberi (given) namun adalah sesuatu yang terus menjadi medan pergulatan jiwa seseorang. Menegakkan integritas dalam diri merupakan bagian dari pembelajaran kita untuk terus memperbaiki diri. Terus belajar dan terus mencoba melihat hidup tidak dalam zona hitam-putih. 


Nilai-nilai integritas adalah sebuah jembatan di mana kita meletakkan seluruh energi kehidupan kita dalam mengambil langkah keseharian dan meniti di jembatan tersebut dengan harapan tidak terpeleset di satu titik hidup. **