eMGePuisi

26.5.19

Hujan


Setiap pagi, kutulis hujan di jejak langkahku, barangkali sedikit rindu kembali bisa menemukan senja yang telah kucoret dari penanggalan

Di halaman, pagar-pagar bambu di seberang jalan setapak itu begitu sepi, di sana aku pernah menemukan cinta, menemukan hati dan sebuah sungai kecil mengalir jernih di sisinya

Setiap pagi, aku menengok rerumputan itu, barangkali di sana kutemukan sisa suara hujan yang tersesat dan membawanya kembali


Makassar, Mei 2019