Puisi

8.9.19

Presiden Jokowi Kagum Pertanian Indonesia Sudah Jadi Pertanian Modern


PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) pernah merasa kagum dengan akselerasi percepatan pertanian  Indonesia yang sudah mentransformasikan dirinya dari pertanian tradisional ke pertanian modern.

Saat berdialog dengan peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8) lalu, Presiden Jokowi mengungkapkan apresiasi tersebut.

Presiden Jokowi mengatakan dalam 5 (lima) tahun ini, Kementerian Pertanian (Kementan) sudah membagi-bagi yang namanya traktor, excavator dan bulldozer untuk yang daerah-daerah yang memiliki lahan yang besar-besar seperti di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Sumut).

Presiden Jokowi merasa kaget juga dalam satu kabupaten traktornya begitu banyaknya, excavator-nya begitu banyaknya, sehingga lahan besar bisa dikerjakan dengan mekanisasi peralatan-peralatan yang ada dan Jokow melihat bahwa semua itu berasal dari bantuan Menteri Pertanian.

Presiden Jokowi menegaskan memang pertanian Indonesia harus berani mengalihkan pola pola pertanian tradisional menuju ke pola pola pertanian yang modern memakai teknologi. 

Untuk itu, Presiden meminta Bupati-Bupati yang memiliki lahan yang bisa dikerjakan secara bukan manual lagi, agar meminta bantuan ke Kementerian Pertanian (Kementan) setiap tahun bantuannya banyak, untuk alat-alat seperti itu.
“Jadi kita ubah petani yang sudah berpuluh-puluh tahun dengan untuk land clearing dengan cara membakar diganti dengan pembersihan land clearing dengan traktor, dengan excavator tanpa harus membuat api,” tutur Presiden seraya menambahkan, di  APBD provinsi, APBD di Kabupaten/Kota ada semuanya.

“Berilah petani-petani kita dengan dengan mindset yang baru, pola pikir yang baru dalam bekerja, jangan biarkan mereka sudah berpuluh-puluh tahun kita masih melihat petani yang enggak mungkin mau land clearing 2 hektar dicangkul, enggak mungkin,” ujar Presiden Jokowi. 


Sebagaimana diketahui, Kementerian Pertanian (Kementan) dibawah kepemimpinan Menteri Andi Amran Sulaiman telah membagikan secara gratis sekitar 400.000 unit alat mesin pertanian (alsintan) atau naik 2000% kepada petani. 

Pencapaian kinerja kinclong ini bisa menjadi teladan sektor lain. Intinya adalah kerja keras, kerja tulus, keberpihakan total kepada petani serta ketegasan melawan pihak yang tak senang melihat Indonesia mandiri dalam hal pangan. ***