Puisi

7.12.19

Separuh Gerimis


Ada separuh gerimis kusimpan di pucuk daun
Ketika pertemuan kita jadi basah oleh cinta
“Pernahkah engkau menulis namaku”, bisikmu
Aku menebak ini semacam keraguan

Lalu waktu menjebak kita dalam kemarau
Catatan yang aku selipkan di rambutmu mulai memutih
“Waktu demikian perkasa merubah kita”, bisikmu
Dan aku tahu ini sebentuk kata perpisahan

Separuh gerimis lalu jatuh di lembah lain
Dan engkau menghendaki hanya jadi kenangan
“Cinta hanya bertahan ketika rindu membentuknya”, lirihmu
Kali ini aku tak tahu lagi jalan menujumu


Makassar, Desember 2019