Puisi

28.7.20

Kutipan Malam


Lampu diperangkap sunyi
Terpenggal
Gerimis membelahnya
Juga irisan hati

***

Di seberang jalan
Pelacur tua pulang
Layu dalam kosong
Keruh air mata
Basah di lembar 10.000 an

***

Seorang anak kecil
Menjajakan kue kecil
Suaranya parau
Lukanya galau

***

Malam meluncur lirih
Waktu jatuh
Di mana Engkau saat itu
Ada yang bertanya
Tengadah ke langit


Makassar, Juli 2020